(ekonomi)
Kenaikan harga beras di Tegal
Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah
membuat pasokan beras di Pasar Beras, Martoloyo, Kota Tegal, Jawa Tengah
terganggu. Akibatnya, kenaikan harga kini terjadi dari kisaran Rp 300- Rp 500
per kilogram. Salah seorang pedagang, Abdullah (57) mengaku, biasanya dalam seminggu
dirinya bisa mendapatkan lima ton beras dari petani. Namun sudah sepekan,
dirinya hanya mampu mendapatkan sekitar dua ton saja. "Biasanya pasokan datang dari para petani dari
Pemalang, Bumiayu, dan Brebes, tapi kini tidak ada yang ke sini, mungkin karena
sudah habis musim panen," kata Abdullah di lapaknya, Selasa (7/10/2014).
Hal senada juga dikatakan Nuredi, salah seorang pedagang beras lainnya. Berkurangnya pasokan membuat stok beras menjadi langka. Akibatnya, harga beras berbagai jenis kini mengalami kenaikan yang cukup tinggi. "Beras jenis lokal (C4) yang tadinya Rp 7600 kini mencapai Rp 7900, sementara harga beras jenis Pandan Wangi dan Rojo Lele dari Rp 8000 kini menjadi Rp 8500 perkilogram," ujar Nuredi. Pedagang memperkirakan kenaikan harga akan terus terjadi seiring musim kemarau yang masih melanda. Para pedagang di Pasar Beras disini biasanya menjual barang dagannya ke sejumlah pasar di wilayah Kota Tegal.
Hal senada juga dikatakan Nuredi, salah seorang pedagang beras lainnya. Berkurangnya pasokan membuat stok beras menjadi langka. Akibatnya, harga beras berbagai jenis kini mengalami kenaikan yang cukup tinggi. "Beras jenis lokal (C4) yang tadinya Rp 7600 kini mencapai Rp 7900, sementara harga beras jenis Pandan Wangi dan Rojo Lele dari Rp 8000 kini menjadi Rp 8500 perkilogram," ujar Nuredi. Pedagang memperkirakan kenaikan harga akan terus terjadi seiring musim kemarau yang masih melanda. Para pedagang di Pasar Beras disini biasanya menjual barang dagannya ke sejumlah pasar di wilayah Kota Tegal.
Oleh
Novita Joseph
1271650025
Tidak ada komentar:
Posting Komentar